Kamis, 07 November 2013

Fenomena Fisika Sun Dog



-Fenomena Fisika- Sun dog adalah sebuah fenomena ketika kita bisa melihat adanya kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari . kadang kumpulan cahaya ini bisa terlihat seperti bola yang membuat kita berpikir atau cahaya ini adalah matahari tambahan. Fenomena ini adalah akibat dari pembiasan cahaya matahari oleh kristal es yang terbentuk heksagonal dan terjadi pembelokan pembiasan sebesar 22.
Mirip seperti pelangi yang terjadi akibat titik-titik air hujan, munculnya kembaran matahari ini disebut SunDog (Anjing penjaga matahari). Gejala  ini terjadi akibat adanya titik-titik es di atmosfer yang  membiaskan cahaya matahari dan kemudian karena proses pelengkungan terjadi seperti pengumpulan (focusing).


Gejala SunDog  ini juga disebut Halo Matahari.Mirip seperti Halo dari Bulan.

-Fenomena Fisika- Sundog  ini akan terlihat ketika posisi matahari berada sekitar 2 derajat dari sipengamat. Jadi kalau di Indonesia semesti nya akan terlihat pada saat matahari terbit atau matahari tenggelam. Namun saying nya saat itu sering kali lebih banyak tertutup oleh awan atau embun.

Tahap demi tahap dari munculnya  SunDog  ini dapat dilihat disebelah kiri ini. Pada awalnya seberkas cahaya yang agak pudar terlihat dibagian atas ketika matahari berada pada sudut tinggi. Kemudian ketika matahari berada pada sudut rendah seberkas cahaya tadi semakin terfocus dan menjadi lebih terang cahayanya.
Dan akhirnya cahaya ini terlihat mirip seperti kembaran si matahari yang berada di kiri dan kanan matahari ketika posisi matahari berada 2 derajat diatas horizon.

 
Dari Wiki dijelaskan bahwa  Halo adalah cincin cahaya yang berada disekitar bulan atau matahari. Cincin ini kan terbentuk mengitari bulan atau matahari. Halo (ἅλως; disebut juga nimbus, icebow, atau Gloriole) adalah fenomena fisika optikal berupa lingkaran cahaya disekitar Matahari dan Bulan, dan terkadang pada sumber cahaya lain seperti lampu penerangan jalan. Ada berbagai macam halo, tapi umumnya halo muncul disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus yang dingin yang berada 5–10 km diatas troposfer. Bentuk dan lokasi kristal es menentukan tipe halo apa yang akan terlihat. Cahaya yang dipantulkan pada kristal es dapat terpecah menjadi lebih dari satu warna, sama seperi pada pelangi.


Gambar diatas memperlihatkan bagaimana sinar matahari dibiaskan oleh titik-titik kristal es di atmosfer. Anjing Penjaga Matahari (Sundog) ini terlihat dua disebelah kiri dan kanan dari matahari yang asli. Namun tentusaja sebenarnya mataharinya ya tetep saja satu. Hanya karena biasan dari cahaya halo ini  terkumpul di duatitik yang menyebab kan dua titik yang sangat terang mirip seperti cahaya matahari aslinya. Fenomena-fenomena fisika optis atmosfer cukup banyak selain Pelangi, Halo dan Sun dog.Masih ada juga glories, Aurora, corona dll.

-Fenomena Fisika-
Fenomena yang selalu muncul bersamaan dengan Sun Dog adalah Parhelic Circle. Parhelic circle adalah sebuah fenomena optik yang terjadi di langit yang muncul sebagai garis horizontal atau garis lengkung yang bercahaya yang sejajar dengan cakrawala di ketinggian yang sama dengan matahari. Garis putih terbentuk karena garis tersebut terbentuk dari pemantulan cahaya matahari namun, dapat berwarna biru hingga kehijauan ketika mendekati 120˚ parhelia dan berwarna ungu kemerahan sepanjang garis pada bagian luar. 

Walau sering kali hanya terlihat sepotong tetapi, garis lengkung ini bisa membentuk sebuah lingkaran sempurna di langit. Sama seperti Sun Dog, Parhelic Circle juga terbentuk karena cahaya matahari yang dibelokkan oleh es kristal hexagonal. Pada Parhelic Circle kristal es hexagonal yang diperlukan adalah yang berbentuk secara vertikal sedangkan, pada Sun Dog es kristal hexagonal yang diperlukan adalah yang berbentuk horizontal. Pemantulan cahaya pada kristal es hexagonal tersebut adalah pemantulan cahaya external (tanpa ada cahaya yang melewati kristal) yang mengakibatkan Parhelic Circle dekat dengan matahari, atau internal (satu atau beberapa pemantulan yang terjadi di dalam kristal) yang mengakibatkan banyak lingkaran yang terbentuk yang terletak jauh dari matahari. Karena peningkatan jumlah pemantulan sehingga terbentuklah pembiasan asimetric yang membentuk beberapa warna yang terletak jauh dari matahari. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar